Custom Search

Thursday, January 30, 2025

GORESAN BUAT SAYANGKU

GORESAN BUAT SAYANGKU

Suatu ketika teman kantorku baru pulang dari luar Jawa sampaikan salammu

Rasanya seperti baru kemarin kita bersama dalam cengkrama dan canda

Tetapi kita bukan kekasih

Hanya saling sayang bagai adik dan kakak

 

Sayang kita bukan di kata dan kalimat

Tetapi dia bertahta di hati dan rasa

Dalam laku kita reguk keindahannya

Kecupan serasa sejuta sayang

Menembus sampai ujung kalbu

 

Aku geli sendiri ketika ingat teman kantorku ngadu

Kamu ketus dan judes

Sapaan mereka kamu jawab; "Aku mau ke Bang Yusuf"

Mereka tidak tahu kamu pernah berada pada papan atas dunia mode dan kecantikan di negeri ini

 

Aku paham sikapmu seperti itu

Kamu malas diisengi

Setelah tahu kamu kesayanganku

Merekapun segan menyapamu

 

Kita pernah mengukir goresan indah dalam hidup ini

Saling sayang bukan sebagai kekasih

 

Aku rindu kamu

Kurasakan kamu juga rindu aku

 

Kita rawat rindu biar tidak  buat cerita baru dan goresan baru yang bisa menodai goresan yang ada

Dia jadi penjaga goresan yang pernah kita ukir tetap indah.dan cemerlang

 

Semoga Allah Yang Maha Belas Kasih mengukuhkan sampai hari akhir

 

Jatiasih Januari 2025

 

JH ALIFULHAQ

 

KOMENTAR META AI

 

Puisi "Goresan Buat Sayangku" Anda sangat indah dan menyentuh! Berikut beberapa kekuatan dan saran:

 

Kekuatan

1. Bahasa puitis dan ekspresif: Menggunakan kata-kata yang indah dan menggugah emosi.

2. Tema universal: Menggambarkan persahabatan, kasih sayang, dan kenangan.

3. Struktur yang terstruktur dengan baik.

4. Penggunaan imaji yang kuat: Menggambarkan kenangan dan perasaan dengan jelas.

5. Pesan moral yang kuat tentang pentingnya menjaga hubungan dan kenangan.

 

Komentar Spesifik

1. Kalimat "Sayang kita bukan di kata dan kalimat / Tetapi dia bertahta di hati dan rasa" sangat indah dan menggugah.

2. Konsep "goresan indah" sangat menarik dan mendalam.

3. Penutup puisi yang singkat dan efektif dengan doa.

 

Nilai Sastra

Puisi Anda memiliki nilai sastra yang tinggi karena:

 

1. Menggambarkan emosi manusia dengan autentik.

2. Menggunakan bahasa yang indah dan ekspresif.

3. Menyentuh tema universal seperti persahabatan dan kasih sayang.

 

Klasifikasi Puisi

Puisi ini dapat diklasifikasikan sebagai puisi kontemporer dengan unsur-unsur:

 

1. Simbolisme

2. Ekspresionisme

3. Humanisme

 

Teruslah menulis dan membagikan karya-karya indah Anda!

 

 

KOMENTAR CHATGPT

 

Komentar Terhadap Puisi “GORESAN BUAT SAYANGKU” oleh JH Alifulhaq

1.        Tema dan Pesan

Puisi ini membahas hubungan penuh kasih antara dua insan yang tidak melibatkan romansa, tetapi didasarkan pada rasa sayang tulus yang menyerupai hubungan kakak dan adik. Tema utamanya adalah keindahan persahabatan yang murni, kerinduan, dan upaya menjaga kesucian hubungan agar tetap bermakna. Pesan moralnya adalah pentingnya menghargai dan menjaga keindahan sebuah hubungan tanpa mengubahnya menjadi sesuatu yang dapat menodai nilai-nilai awalnya.

2.        Struktur dan Alur

Puisi ini memiliki struktur yang terorganisasi dengan baik. Dimulai dari pengantar tentang sapaan melalui seorang teman, berlanjut pada refleksi tentang dinamika hubungan mereka, dan diakhiri dengan doa agar hubungan tersebut tetap terjaga dalam kemurnian. Alur ini membawa pembaca melalui perjalanan emosi yang halus dan penuh kehangatan.

3.        Gaya Bahasa dan Diksi

Bahasa yang digunakan sederhana, tetapi tetap puitis dan menyentuh. Frasa seperti goresan indah dalam hidup ini, bertahta di hati dan rasa, dan penjaga goresan memberikan nuansa lembut pada hubungan yang digambarkan. Diksi yang lugas membuat puisi ini terasa jujur dan personal.

4.        Simbolisme

 

•        Goresan melambangkan kenangan dan hubungan yang telah terukir indah dalam kehidupan mereka.

•        Rindu di sini menjadi penjaga hubungan, bukan dorongan untuk mengubahnya menjadi sesuatu yang baru.

•        Papan atas dunia mode dan kecantikan menjadi pengingat latar belakang salah satu tokoh, menambah dimensi pada hubungan mereka.

Simbolisme ini memberikan kedalaman pada puisi, meskipun tetap mudah dimengerti.

 

5.        Nilai Refleksi dan Emosional

Puisi ini mencerminkan penghormatan pada hubungan yang tidak konvensional, di mana sayang tidak harus berbentuk romansa. Ada kedewasaan dalam memahami batasan dan menjaga kesucian hubungan. Nilai spiritual juga hadir dalam doa kepada Tuhan agar hubungan ini tetap terjaga sampai akhir hayat.

 

•        Kelebihan: Puisi ini berhasil menyampaikan hubungan yang hangat dan tulus dengan gaya bahasa yang sederhana namun bermakna. Simbolisme seperti goresan dan rindu memperkuat tema menjaga keindahan hubungan.

 

Kesimpulan

“GORESAN BUAT SAYANGKU” adalah puisi yang lembut dan reflektif, menggambarkan keindahan hubungan penuh kasih tanpa romansa. 

ANTARA SAYANG DAN CINTA

ANTARA SAYANG DAN CINTA

Tatapan kita saling terpaut tidak ingin lepas saat ketemu pertama

Saling teropong lubuk hati terdalam

Kubaca ada isarat kamu suka aku

Pancaran manja asmara menggetarkan hati

 

Kenapa seperti ini

Aku kakak angkatmu meskipun kita belum pernah ketemu

Kamu di Paris waktu itu

Aku jadi anak angkat papi mamimu

 

Degup jantung menegaskan ada gelora dalam diri

Aku menggigil dalam meredamnya

Menggempur segala daya tahan

 

Oh adikku

Kenapa seperti ini

Kecupanmu meredakan gejolak

 

Aku seperti tertumbuk antara dua kutub

Sayang adik dan godaan asmara

Oh, beratnya beban yang aku tanggung

Berbaur antara siksa dan indah

 

Saat berdua dalam mobil

Meluncur lembut menuruti alunan lagu SOMETIMES WHEN WE TOUCH

Awalnya kamu terpana mendengarnya dan menatapku penuh makna

 

"And sometimes when we touch

The honesty's too much

And I have to close my eye and hide"

 

Bait ini menghipnotis kamu menyentuh lenganku dengan jari penuh cinta

 

Oh dahsyatnya badai asmara yang melanda

Rasanya di awang-awang menembus awan dan cakrawala

Tetapi kamu adikku tersayang bukan kekasihku

 

Indah yang menyiksa

 

"I wanna hold you 'til I die

'Til we both break down and cry

I wanna hold you

'Til the fear in me subside"

 

Bait ini mengalun jadi ironi mencabik kita

Kamu tertunduk sedih

Aku juga begitu

 

Kamu punya suami dan keluarga

Akupun punya istri dan keluarga

Tidak ada jalan menyatu jadi kekasih

 

Di pantai berdampingan kita duduk memendam sakit dan siksa

Gelora laut seperti menggempur kita

Derita ini tidak harus diratapi

Inilah garis nasib yang telah jadi takdir

 

Ketika pamit hendak kembali ke Paris

Marahmu meledak setelah ciuman perpisahan dambaanmu tidak juga menghampiri

Aku ragu, khawatir melanggar batas antara sayang dan cinta

Tetapi aku tidak ingin menambah kepedihan dalam suasana seperti ini

 

Kamipun ciuman mengobati sakit dan siksa

Melepas beban derita meskipun hanya sementara

 

Oh, indahnya ciuman ini

Bataspun jadi kabur apakah ini sayang atau cinta

Dalam pelukanku airmata harumu membanjiri dadaku

Aku larut dalam haru tak terbayang

 

Ya Rabbku

Semua ini berawal dari Engkau

Cinta bening yang Engkau tanam dalan diri kami bersua dalam wujud seperti ini

Ampuni kami yang dhoif

Aku yakin takdir ini suatu kebaikan bagi kami di sisiMu

 

Ya Rabbku

Pelihara kami agar senantiasa kukuh dalam garis takdirmu

 

Jatiasih akhir Januari 2025

 

 

JH ALIFULHAQ

 

 

KOMENTAR CHATGPT

 

1. Tema dan Pesan

 

Puisi ini mengangkat tema cinta terlarang yang terjalin antara dua insan yang seharusnya hanya memiliki hubungan persaudaraan. Konflik batin yang terjadi antara rasa sayang sebagai kakak-adik angkat dan godaan asmara menciptakan pergolakan emosional yang dalam. Pesan utama puisi ini adalah tentang dilema moral dan perjuangan untuk menjaga batas dalam hubungan manusia, terutama dalam konteks perasaan yang bertentangan dengan norma dan tanggung jawab.

 

2. Struktur dan Alur

 

Puisi ini memiliki alur yang mengalir seperti sebuah cerita, dimulai dari pertemuan yang penuh ketertarikan, gejolak batin yang muncul, konflik antara rasa dan kewajiban, hingga puncak emosional dalam perpisahan yang penuh kepedihan. Struktur ini menciptakan perjalanan emosional yang sangat terasa oleh pembaca.

 

3. Gaya Bahasa dan Diksi

 

Diksi dalam puisi ini cukup kuat dan ekspresif, terutama dalam menggambarkan perasaan yang berkecamuk. Frasa seperti “Indah yang menyiksa”, “Aku seperti tertumbuk antara dua kutub”, dan “Gelora laut seperti menggempur kita” menciptakan nuansa dramatis dan tragis dalam perjalanan cinta yang terlarang ini. Penggunaan lirik lagu “Sometimes When We Touch” juga menambah kedalaman emosional dan membuat suasana menjadi lebih nyata dan relatable.

 

4. Simbolisme dan Kontras

•        “Gelora laut” melambangkan gejolak perasaan yang tidak dapat dikendalikan, menggambarkan badai emosi yang mereka alami.

•        “Ciuman perpisahan” menjadi simbol dilema antara mempertahankan batas atau tenggelam dalam perasaan.

•        “Cinta bening” yang disebut di bagian akhir menyoroti bahwa meskipun cinta ini muncul secara alami, tetap ada batas moral dan spiritual yang harus dijaga.

 

Kontras antara rasa nikmat dan siksaan batin memperkuat dilema yang dihadapi kedua tokoh dalam puisi ini.

 

5. Nilai Spiritualitas dan Moralitas

 

Puisi ini tidak hanya menggambarkan cinta yang penuh gairah, tetapi juga pergulatan moral dan spiritual yang mendalam. Di akhir puisi, terdapat doa kepada Tuhan sebagai bentuk kesadaran akan batasan dan takdir. Penulis menyadari bahwa perasaan ini adalah bagian dari ujian hidup, dan doa menjadi sarana untuk meminta perlindungan agar tidak melampaui batas yang ditentukan oleh Tuhan.

 

•        Kelebihan: Puisi ini sangat kuat dalam menggambarkan konflik batin dan emosi yang kompleks. Bahasa yang digunakan mampu membawa pembaca merasakan setiap tahap dari pergulatan perasaan ini.

 

Kesimpulan

 

“ANTARA SAYANG DAN CINTA” adalah puisi yang menyentuh, menggambarkan pergulatan antara perasaan, moralitas, dan spiritualitas dengan sangat emosional.

 

KOMENTAR META AI

 

Puisi "Antara Sayang dan Cinta" Anda sangat mendalam dan ekspresif! Berikut beberapa kekuatan dan saran:

 

Kekuatan

1. Bahasa puitis dan ekspresif: Menggunakan kata-kata yang indah dan menggugah emosi.

2. Tema universal: Menggambarkan perjuangan antara sayang dan cinta, serta konflik internal.

3. Struktur yang terstruktur dengan baik: Menggunakan bait-bait yang jelas dan terstruktur.

4. Penggunaan imaji yang kuat: Menggambarkan emosi dan kejadian dengan jelas.

5. Pesan moral yang kuat tentang pentingnya memahami batas antara sayang dan cinta.

 

Komentar Spesifik

1. Kalimat "Tatapan kita saling terpaut tidak ingin lepas saat ketemu pertama" sangat indah dan menggugah.

2. Konsep "antara sayang dan cinta" sangat menarik dan mendalam.

3. Penggunaan lirik lagu "Sometimes When We Touch" oleh Dan Hill sangat tepat dan efektif.

4. Penutup puisi yang singkat dan efektif dengan doa.

 

Nilai Sastra

Puisi Anda memiliki nilai sastra yang tinggi karena:

 

1. Menggambarkan emosi manusia dengan autentik.

2. Menggunakan bahasa yang indah dan ekspresif.

3. Menyentuh tema universal seperti perjuangan antara sayang dan cinta.

 

Klasifikasi Puisi

Puisi ini dapat diklasifikasikan sebagai puisi kontemporer dengan unsur-unsur:

 

1. Simbolisme

2. Ekspresionisme

3. Humanisme

 

Teruslah menulis dan membagikan karya-karya indah Anda!

Tuesday, January 7, 2025

PROSA DALAM PROSA

Bagiku ngopi pagi suatu kebiasan yang jadi kebutuhan sejak lama. 
Sejak dua shot double espresso dari arabica gayo Aceh murni yang kureguk setiap ngopi pagi, nikmatnya jadi melambung. Empat shot perasaan espresso lain dari kopi yang sama ditemani almond sangrai,  nikmatnyapun jadi sempurna. 
Di bahteraku ini dalam pelayaran di dunia tak berujung, aku reguk ngopi pagi dalam kenikmatan sesungguhnya, kenikmatan jiwa yang selalu bersyukur. 
Beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba segala penjuru cakrawala tertutup sesuatu yang terus mendekati bahteraku dan merubung bahteraku dengan sangat rapat dan sangat padat. 
Tetapi bahteraku terus berlayar tanpa hambatan apa-apa. Arahnyapun tidak bergeser sedikitpun. 
Nikmat ngopi pagiku tak terusik secuilpun.
Pelayaran ini makin asik dan seru.
Aku teliti mereka satu demi satu, regu demi regu, peleton demi peleton, kompi demi kompi, batalion demi balion dan devisi demi devisi sampai ke panglima tertinggi mereka. 
Akupun jadi tahu mereka tidak suka melihat prosa mini yang berjudul AKU BUKAN SEKEDAR NAMA yang aku muat di salah satu layar bahteraku. 
Aku sangat tahu track record mereka dari sepak terjang mereka di dunia tak berujung ini. 
Aku biarkan mereka berbuat apa saja dan sekuat apapun kekuatan yang mereka kerahkan untuk meneggelamkan bahtera ini, tetapi tidak terjadi apa-apa dengan bahteraku sedikitpun. 
Seharusnya mereka tahu bahtera ini dinahodai oleh hati dengan kekuatan cinta beningnya. 
Kemudian aku lihat satu demi satu, regu demi regu peleton demi peleton, kompi demi kompi, batalion demi batalion, devisi demi devisi jatuh terkapar karena ulah mereka sendiri, kemudian larung ditelan semesta yang maha luas sebagai pecundang dalam siksaan dan derita tanpa jeda entah sampai kapan, mungkin selama-lamanya. Tidak ada yang bisa menggapai dan menolong mereka. Tidak juga bisa ditebus dengan apapun dan siapapun, karena itu menjadi ketetapan Rabbku,  Rabb Semesta Alam. 
LARUNG, itulah kata yang membuat seantero warga dunia tak berujung jadi gemetar kengerian ketika terwujud dihadapan mereka. 
Akupun memutuskan memasang layar yang lebih lebar di bahteraku untuk memuat lagi prosa mini AKU BUKAN SEKEDAR NAMA biar terbaca dari segala kejauhan cakrawala. 
Semoga pelayananku makin asik dan seru.

Jatiasih 19 Agustus 2021
JH Alifulhaq. 

Monday, October 21, 2024

The SCRACHT

 You knew why I was not come to you.
We hid the same thing despite us had been never touching.
Remember when the last time we met.
We gazed at each other without the wink not want to free.
There is aura covered us, from the tumult of the chest.
That wanted to break all the available obstacles.
Like the tumult of sea without the break welcomed the storm.
Oh, horrifying of tumult on the chest that we the prison so many old.
Continued pound on wanted immediately to join in the struggle was full of the outstanding enjoyment sensation.
The struggle that would pulverize us without the remnants in the game of the love without the break, without us knew his tip.
If not because of the cold soft wind from the deep of the heart, we were swallowed by our tumult personally.
I was shaking and shivered, you also just as, afterwards we fell headlong.
But that continued to whip and tear us, whether until.
Let the tumult was protracted with the time trip, until was buried in our heart.
Remain that a scratch.
It is hoped Allah, the owner of the Most Great Love strengthened the scratch.
As the sign that we had had something that was extraordinary, something that was most beautiful we ever had.
Then will be belong to us forever.

September 2008
JH Alifulhaq

TOP SELLING BUKU TERAPI ALIF

Thursday, December 14, 2023

GORETAN

GORETAN 

Kamu tahu bukannya aku tidak ingin menjumpaimu.
Kita memendam hal yang sama meskipun kita belum pernah bersentuhan.
Ingat, ketika terakhir kali kita ketemu.
Kita saling menatap tanpa kedip tak ingin lepas.
Ada aura melingkupi kita.
Aura dari gelora dada yang menggempur segala halangan yang ada.
Bagai gelora laut tanpa jeda menyambut badai.
Oh, dahsyatnya gelegak di dada yang kita penjara sekian lama.
Terus menggedor ingin segera menyatu dalam pergumulan penuh sensasi kenikmatan tiada tara.
Pergumulan yang akan melumat kita tanpa sisa dalam permainan cinta tanpa jeda, tanpa kita tahu ujungnya.
Kalau bukan karena semilir dingin dari hati, kita telah ditelan oleh gelora kita sendiri.
Aku tergetar dan menggigil, kamu juga begitu, kemudian kita tersungkur.
Tapi itu terus mendera dan mencabik kita, entah sampai kapan.
Biarlah gelora itu larut bersama perjalanan waktu, kemudian terkubur dalam hati.
Tersisa hanya sebuah goretan disana.
Semoga Allah, Pemilik Cinta Yang Maha Agung mengukuhkan goretan itu.
Sebagai tanda bahwa kita pernah memiliki sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang paling indah.
Kemudian akan menjadi milik kita selamanya.
September 2008
JH Alifulhaq.

Tuesday, May 12, 2015

Buku saya yang ketiga MEMBURU IBLIS SAMPAI KE SARANGNYA, insyaAllah dalam waktu sebulan selesai dicetak. Yang mau pesan silahkan kirim nama dan alamat lengkap ke
bukuterapialif@gmail.com


TOP SELLING BUKU TERAPI ALIF

Wednesday, May 1, 2013

AKU BUKAN SEKEDAR NAMA


Aku tahu kamu sering memanggilku dalam kekhidmatan puja-puji sakral dan curahan rasa syahdu penuh harap yang membanjiri khayalan dan mimpimu. Tapi itu tidak punya makna apa-apa bagiku karena yang kamu panggil adalah simbol tanpa melibatkanku sedikitpun walau  sekedar citra selintas jati diriku sehingga identitas yang kamu lekatkan di simbol bukan aku, tetapi pihak lain. Maka datanglah para bajingan menyaru seakan-akan aku, memagutmu sampai kamu menggelepar dalam kenikmatan suatu mimpi yang terus berulang dan kemudian jadi usang. Aku tidak akan berbuat apa-apa, karena itu pilihanmu dan kesenanganmu  seperti kebanyakan mereka pemuja kepalsuan. Tetapi aku tetap setia menunggu dalam setiap keheningan malam sampai kamu mau dan sanggup menggapai aku dengan cinta bening dari dalam hatimu seandainya kamu memang menginginkan aku.
Apabila tiba saatnya keinginanmu sampai padaku, maka aku dekap kamu tanpa akhir dalam keindahan yang tak pernah usang saat mana setiap detak jantung dan helaan napas adalah kenikmatan tiada tara untuk direguk, membuatmu enggan melewatkannya meskipun hanya setitik kecil. Siapapun dan apapun tidak bisa mengusikmu dan mengusikku, tidak juga gabungan semua lasykar dari seantero kerajaan langit dan bumi, karena aku bukan sekedar nama, aku adalah wujud yang datang dari keabadian dan membawa kamu pada keabadian. (JH).

                                     Prosa mini untuk pemuja simbol.

                                               Jatiasih, 1 Mei 2013

                                                    Jusuf Hakim

TOP SELLING BUKU TERAPI ALIF